Beranda Tips & Trick Berani Coba Carolina Reaper, Cabe Terpedas di Dunia?

Berani Coba Carolina Reaper, Cabe Terpedas di Dunia?

453
0
BERBAGI

Cabe ini berhasil dikembangkan oleh Ed Currie dari South Carolina. Cabe Carolina Reaper ini bahkan sudah diuji coba tingkat kepedasannya oleh Winthrop University dalam kelas uji coba makanan.

Ed Currie sudah 4 tahun mengembangkan Carolina Reaper ini di perkebunannya yang bernama PuckerButt Pepper Co. Sebelum diberi nama Carolina Reaper, cabe ini memiliki kode uji coba HP22B, singkatan dari ‘Higher Power, Pot No. 22, Plant B’. Pemberian nama kode ini dikarenakan Ed Currie memiliki pot tanaman cabe lainnya yang dikembangkan untuk dicoba tingkat kepedasannya.

Carolina Reaper ini memiliki bentuk bulat dengan tekstur seperti cabe keriting dengan warna merah cerah. Di bagian bawah cabe, terdapat sebuah ‘ekor’ yang menyerupai bentuk buntut kalajengking, sehingga memberi kesan bahwa cabe ini sangat menyengat.

Pada saat uji coba tingkat kepedasan Carolina Reaper, peneliti menggunakan Scoville Heat Unit sebagai satuan ukur tingkat kepedasan. Dari hasil pengukuran, ternyata Carolina Reaper mendapatkan 1.569.300 Scoville Heat Unit! Angka ini lebih besar dbandingkan dengan jalapeno yang hanya sekitar 5.000 Scoville Heat Unit. Tingkat kepedasan Carolina Reaper disebut-sebut setara dengan pedasnya 2,2 juta cabe merah biasa.

Dua orang gadis dari New Jersey pernah mencoba untuk menantang diri mereka sendiri dengan memakan cabe terpedas tersebut. Sayangnya, aksi mereka malah berubah menjadi ‘bencana’ ketika salah satu dari mereka muntah, sedangkan yang lainnya mengalami kesulitan bernapas karena memiliki asma. Saat menggigit setengah dari Carolina Reaper itu, keduanya langsung berteriak kepedasan dan melonjak-lonjak. Salah satu dari mereka, Sabrina, bahkan berteriak seperti orang kesurupan, karena tidak tahan dengan rasa pedas yang membakar mulutnya.

Walaupun sudah mendapat rekor cabe terpedas dengan Carolina Reaper-nya, Ed Currie masih terus berinovasi dengan aneka cabe di perkebunananya. Bersama dengan 12 orang karyawan, Currie dan perkebunannya masih akan terus mengembangkan cabe terpedas dengan rasa lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here